Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 November 2013

Titan untuk Saturnus #5: Inilah Jarak Terjauh

Hai Saturnus,
Kau tahu?
Titan yang kau miliki ini lebih kecil dibandingkan besarnya volum yang kau miliki.

Kadang, disaat titan berada di titik terjauh, mungkin kau sama sekali tak melihatnya.
Tapi, tapi Titan selalu melihatmu, karena kau besar.
Siapapun yang mengelilingimu, akan selalu melihatmu, walaupun kau sudah tak melihatnya.

Bahkan mungkin,
Kau sudah lupa, bahwa Titan masih mengelilingimu.


Hai Saturnus,
Titan menginginkan kau selalu melihatnya.
Tapi yang Titan khawatirkan memang nyata. Di saat Titan sedang berevolusi mengelilingimu, dan sedang berada di titik terjauh, kau sudah tak melihatnya. Yang Titan takutkan, kau telah melupakannya. Semoga saja tidak :)

Disisi lain, Titan telah berada di titik terjauh dan kadang merasa tak mau kembali untuk berada di jarak terdekat. Biarlah Saturnus selalu dekat dengan satelit yang mempunyai orbit terpendek untuk selalu mengelilingi Saturnus.

Entah sampai kapan, Titan tak begerak.
Namun, planet lain semakin dekat dengan Titan, disaat Titan harus berada di titik terjauhmu, Saturnus. Tapi, gravitasi yang ditimbulkan planet yang belum diketahui ini, belum lebih kuat daripada gravitasimu.
Titan bimbang saat itu. Garis orbit ini, telah memberikan cerita tentang bagaimana Titan mengelilingimu, Saturnus. Planet itu belum lebih kuat daripadamu.

Titan

Rabu, 23 Januari 2013

Among 2 Boys

Hey Haaaaaaaaaaaaiii....
:)
(01/23)
Malem ini, malem kamis, jam tujuh malem lah ya kurang lebih.. Sumpah demi apa sebenernya udah ngantuk karena nungguin ujan yang nggak diem-diem (Niatnya nungguin ujan karna mau les -_-), tapi ternyata hujannya terus berjatuhan, dan akhirnya gue males buat pergi2 dengan kondisi basah.

*Prok-prok
Okeh, kita masuk ke topik ya.. nyatanya gue merasa ini terlalu berlebihan.. tapi mungkin biasa aja..

AMONG TWO BOYS
| Gusti | Leny | Naufal |
lenyindah Arworks 2012



Punya temen deket kayak mereka itu......
oke, jadi belum lama ini (Sekitar akhir November) kita makin lama makin deket, deket yang aneh, deket yang nggak disengaja.
Selama jadi panitia Yearbook untuk mewakili kelas, selama itu, aku belum pernah ngerasain ada yang tanggap (bukan perhatian, kalo perhatian hampir semua anak kelas perhatian) tentang gimana nanti konsep Yearbook yang akan kita pakai dan bagaimana nantinya? Dan tiba-tiba mereka berdua dateng dan tanya, "Gimana nih tempat untuk konfirmasi setting Yearbook?"

Akhirnya kita kebablasan..
Kita main sampe..... ya, nggak terlalu sore sih sebenernya, tapi kita sempet kayak orang freak selama 2 jam di gramedia, tes buta warna, nyari koin, nyari malaikat, baca komik sampe ngakak-ngakak, dan meninggalkan jejak di kertas tes bolpen, ya, alhasil ga ada yang beli barang di gramedia -_-

Okeh, next kita niatnya mau pulang, tapi aku sama Gusti ngerayu yang abis ulang tahun waktu itu buat traktiran.
"Kan mumpung pal, mumpung yg kamu traktir cuman dua orang, nggak terlalu bonjrot juga kan? :)"
 Ya dirumah makan sambil nonton premier Menuju Pentas Idola Cilik 2013, ternyata kita semua merasa kalo saat itu momen yang asik..


Makin lama, kedepannya kita makin deket... Mereka yang selalu ada kalo aku minta tolong buat nemenin ngurusin Yearbook. Kalo aku nggak minta tolong pun, mereka selalu ada buat nemenin. Terutama buat Gusti, beneran deh, aku nggak enak banget waktu itu minta tolong terus sama dia. (Bodo amat len dengan alesannya. Kamu suka sama dia juga)

Jadi, masih sebates temen? Menurutku, mereka lebih dari itu.

Entah apa yang bikin orang lain terlalu mengekspos pas kita lagi bareng, kalo cewek keponya gini, "Len, kamu sama Naufal jadian apa?", kalo cowok langsung nebak, "Len, kamu sama Gusti ya?".. Kedekatan kita emang terlalu detected banget. Aku juga nggak tau, apakah mereka canggung sama apa yang diomongin temen2 tentang kita?.

Ya aku si juga yakin, pasti orang lain juga ada yang cemburu kalo kita lagi ngobrol seru, jalan bareng, boncengan.

Makin lama juga kita makin tau kelebihan dan kekurangan masing-masing, mungkin mereka nggak cuman sekedar teman dekat, tapi mereka sahabat.

Jadi posisi mereka itu disini

SAHABAT
|
|
TEMAN DEKAT
|
|
TEMAN
|
|
KENALAN
|
|
TERTARIK

Ya, yang jelas entah seperti apa nantinya, kalo emang udah perjalanannya udah harus stuck, mungkin suatu saat nanti kita semua nggak bakal bilang, "SEE YOU TOMORROW", tapi mungkin "SEE YOU LATER" atau bahkan "GOODBYE" demi masa depan.. Masa depan kita masing-masing..

lenyindah pictures 2013
at Graha Widyatama, Jendral Soedirman University

Suatu saat nanti rindu pasti ada, karena kita merasakannya :)

*prok-prok
SEE YOU LATER :):):)


lenyindah

Minggu, 15 April 2012

Mencoba berpikir Kritis: Global Warming


DOMINO KEHIDUPAN
                Merekalah para domino yang memperbaiki Bumi agar tetap terjaga. Para Domino adalah kita semua yang saling bersatu untuk menjaganya.

            Sebuah domino yang berdiri sendiri dan diam, tidak akan mempengaruhi suatu domino yang lain. Tetapi ketika sebuah domino itu dijatuhkan, maka domino yang lain yang ada didekatnya akan jatuh juga. Kadang bervariasi, hanya satu domino yang disentuh tapi bisa menyalur bercabang hingga terlihat suatu perubahan yang menakjubkan. Tetapi jika domino di salah satu cabangnya salah pasang, maka yang terjadi domino dibelakangnya, tidak ikut terjatuh seperti yang sebelumnya. Hasilnya pun rancu. Ada bagian yang hilang dari satu sentuhan yang membuat suatu perubahan itu tidak indah. Merekalah kita.

            Ibaratkan susunan-susunan domino itu telah disusun rapi oleh Tuhan dan ibaratkan kumpulan domino itu adalah orang-orang yang terdahulu hingga kita sekarang. Tanpa ada tindakan, kita hanya bisa diam. Tetapi ketika sebuah tindakan itu bergerak untuk mencapai perubahan, pasti kita juga akan mengikutinya. Tindakan itu adalah sebuah kebiasaan nenek moyang kita yang diturunkan untuk generasi berikutnya. Terus-menerus generasinya bertambah, semakin banyak pula cabang dominonya. Semakin berubah pula kebiasaannya.

            Menjaga Bumi untuk generasi yang lebih baik adalah salah satu kebiasaan yang nenek moyang terapkan. Namun dari generasi ke generasi, kebiasaan itu semakin memudar. Ketika kita berfikir bahwa kita berasal dari nenek moyang yang sama, domino yang bercabang kembali bersatu untuk meneruskan kebiasaan nenek moyang. Seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak memakai plastik terlalu banyak, membatasi penggunaan listrik, menanam pohon, tidak membuang limbah sembarangan, menjadi vegetarian, batasi penggunaan kertas, dan masih banyak lagi domino-domino yang melakukan kebiasaan untuk menjaga buminya. Mereka saling bergandengan untuk bergotong-royong melakukan hal tersebut. Pada akhirnya mereka mencapai sebuah cita-cita yaitu Bumi Kita Indah.

            Suatu tindakan yang sangat mudah ketika perbuatan baik diestafetkan ke yang lain, dari yang terdahulu hingga yang sekarang. Mungkin akan terus diestafetkan dan tidak akan putus hingga generasi masa depan. Sebuah kebiasaan sederhana yang mulia dapat mencapai cita-cita yang baik dan sangat cantik. Semua bisa terlaksana secara sempurna ketika kita memulai dengan sebuah tekad dan kemauan.


Leny Indah

 2011: 10 Besar dalam Public Health's National Poster Competition.

Karya yang Indah (The Arts of yourself)

Awalnya saya cuman mikir, ‘kenapa sih temen-temen saya suka ngeduplikat apa yang saya punya? (sombong banget haha)’, ‘kenapa ya saya ngikut-ngikut orang itu?’, ‘aduh, beneran deh sebenernya ini ngga sengaja, tapi kok bisa keliatan seolah saya yang ngikut-ngikut ya?’.

Pernah belajar sosiologi? interaksi sosial? bisa bedain mana yang imitasi, identifikasi sama simpati?

IMITASI
Imitasi merupakan proses menirukan aksi yang dilakuin sama model yang dia tiru ini. Orang yang melakukan proses ini biasanya sangat sensitif dengan apa yang dia liat, dia denger, dia cium, dia rasain. Kadang imitasi bisa berbentuk negatif tapi jaga bisa berbentuk positif tergantung sama orangnya.

Terus apa hubungannya sama “Karya yang Indah”?

Nah, ini nih.. Setiap kali saya membuat sebuah karya yang sebelumnya belum pernah temen-temen liat, kadang mereka mencoba untuk menyamakan. Contoh simpel, gambar-gambar yang saya gambar di kertas gambar A4. Dulu, waktu SD-SMP, saya suka ganti-ganti gambar gara-gara ternyata temen saya yang lain ngebuat gambar yang sama juga. “Ah, sialan! Kok dia ngebuat gambar yang sama kayak saya sih? Kalo gini kan dikiranya saya yang ngikut-ngikut. Apalagi dia pinter nggambar. -,-“

Dari cerita ini, kalo kamu pesimis, kamu bakal ngebuat sebuah karya baru yang entah lebih baik atau malah makin buruk. Kalo karya kamu lebih baik si ngga masalah, tapi kalo lebih buruk? itu resiko kamu buat karya baru. Buat saya, boleh ngelakuin hal ini, asal kepesimisan kamu ini bakal berbuah sebuah keoptimisan. Kamu buat karya baru, dan kamu optimis sama karya baru kamu, ngga sengaja kamu udah punya 2 karya. Satu yang ditiru temen kamu, dan satunya karya optimis kamu. Sebuah kepesimisan bisa berubah menjadi keoptimisan kan?

IDENTIFIKASI
Identifikasi adalah kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Orang lain yang menjadi sasaran identifikasi dinamakan idola.

Saya yakin kalo kamu udah remaja, kamu bakal punya seorang idola. Tapi saya saranin jangan pake Identifikasi buat ngerubah penampilan kamu kayak idola kamu. Menurutku, kamu ngga harus sepenuhnya ngikutin gaya idola kamu.

Cukup dengan inspirasi. Ngga enak kan kalo kamu dibilang plagiat si A, si B, atau si Z. Dengan inspirasi, kamu tetep jadi diri kamu sendiri, dengan masukan-masukkan dari idola kamu. Itu malah bakal berkesan kalo kamu punya style original dari kamu sendiri. Mereka lebih suka karya kamu yang asli dari kamu daripada yang ngikut-ngikut.
 
Daripada mengikuti gaya idola kamu sepenuhnya, mendingan jadiin mereka inspirasi buat karya indah kamu yang belum pernah ada.

SIMPATI
SIMPATI adalah suatu proses seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain. 

Nah, ini nih. Sikap simpati biasanya terjadi antar perasaan, umumnya positif, tapi ada juga yang negatif. Hubungannya sama karya kamu adalah ketika kamu punya karya yang Indah, temen kamu bakal penasaran, kenapa karya kamu bisa sebegitu bagusnya? Dari situ, temen kamu selalu merhatiin kamu, gimana cara buatnya, kapan kamu ngelakuin buat bikin karya kamu, apa aja yang kamu pake buat bikin karya kamu, makin lama dia makin tau apa itu sebenernya karya kamu. 

Sebenernya saya saranin ke kamu buat ngambil nih sikap. Kenapa? Soalnya dari sikap simpati ini, kamu bisa ngebuat sebuah karya yang lebih Indah daripada karya orang yang kamu perhatiin. Semakin perhatian sama karya orang lain, kamu makin tau kelemahannya, dan kamu bisa manfaatin kelemahannya dia, buat bikin karya yang dia ngga bisa.



Kadang emang gaya hidup yang sama bikin suatu karya menjadi ngga sengaja sama walaupun pengennya beda. Jadi jangan heran kalo banyak orang yang bilang kalo kamu meniru mereka, padahal ngga sengaja aja karyanya sama.

Intinya, dari ketiga sikap itu. Yang sya harapkan dari kamu adalah "Maklumilah jika ada orang yang meniru karyamu itu. Anggaplah Karyamu itu Indah, karena karyamu sampai ditiru orang lain."

"Karya yang Indah adalah karya yang banyak ditiru orang lain" - lenyindah
Be yourself, Be Inspiring. :)

Lenyindah. 
See ya!