Perbedaan pendapat itu pasti pada
akhirnya ada yang benar dan ada yang salah. Mungkin banyak orang bilang,
semakin dewasa kita semakin mengerti jalan mana yang akan mengantarkan kita ke
puncak ataupun mana yang akan menjatuhkan kita ke jurang. Tapi untuk saya,
dewasa adalah disaat dimana kita diperkenalkan ilusi tentang yang baik menjadi
yang membuat terpuruk dan yang menurut kita menjatuhkan, justru akan
melayangkan kita ke langit.
Tentang
sebuah pilihan dan masa depan. Orang-orang terdekat menjadi bagian yang paling
mempengaruhi untuk menentukan dua hal itu.
Untuk sebuah pilihan tak jarang,
mereka pasti memberikan sebuah jalan yang menurut kita sempit, dan kita memilih
yang mempunyai jalan lebih besar. Ini tentang bakat. Jalan yang sempit itu
sedikit memberikan peluang untuk mengembangkan bakat dan tidak sesuai dengan
kesenangan yang kita inginkan. Sementara yang besar adalah peluang yang besar
untuk kita bisa mengembangkan bahkan memanfaatkan bakat disertai senyum simpul.
Untuk
sebuah masa depan, kita akan mengerti kadang suatu pilihan yang kita anggap
sempit adalah masa depan yang luas bahkan lebih dari sekedar senyum simpul,
kebahagiaan.
Saya
belajar lagi tentang nikmatnya menjalani hidup. Jangan pernah memaksakan suatu
pilihan demi masa depan seseorang. Sekalipun itu salah, sekalipun itu jahat,
biarkanlah. Suatu saat nanti mereka akan lebih mengerti jalan yang benar itu
karena mereka merasakan hal yang salah. Dan merekan akan lebih mengerti tentang
indahnya hidup.
Penyesalan.
Suatu pelajaran indah untuk mengenang.
Selalu
percaya bahwa keadaan akan selalu memberikan kesempatan untukmu menjadi lebih
baik, untuk masa depan yang lebih baik.
